Gedung Sekolah Tak Terawat Dan Rusak, Pengunaan Dana BOS SDN 2 Mulya Jaya Tubaba Dipertanyakan

Gedung Sekolah Tak Terawat Dan Rusak, Pengunaan Dana BOS SDN 2 Mulya Jaya Tubaba Dipertanyakan

Gedung Sekolah Tak Terawat Dan Rusak, Pengunaan Dana BOS SDN 2 Mulya Jaya Tubaba Dipertanyakan

MEDIAANDALAS.COM, TUBABA – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Mulya Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dalam penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) patut dipertanyakan.

Ada dugaan praktik korupsi pada pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang ditenggarai dilakukan oleh pihak sekolahan. Pasalnya, ditemukannya berbagai kejanggalan terkait ketidak sesuaian dengan petunjuk teknis pelaksanaan dana BOS. Misalkan, transparansi anggaran yang tidak dipajang disekolahan dan diketahui oleh publik.

“Sudah beberapa tahun ini memang sekolahan ini tidak ada perawatan mas, lihat saja seperti plafon ruang kelas itu, cat dinding sekolahan, ruang perpustakaan tidak terawat,”menurut Sumber di sekolahan yang enggan ditulis namanya belum lama ini.

Kemudian persoalan lain nya pada sekolahan tersebut, menurut keterangan dari murid kelas 3 dan orangtuanya bahwa untuk mendapatkan air di WC sekolahan, anak-anak murid harus menimba secara manual. Begitupun buku LKS, wali murid harus membeli dari sekolahan setiap tahun pelajaran.

“Sekolah ini WC-nya sudah lama tidak ada airnya pak, jadi untuk menyiram bekas buang air besar atau air kecil kami harus menimba sendri airnya dari sumur dan juga kami disuruh membeli Lembar Kerja Siswa (LKS) sebanyak 10 buku dengan harga kisaran Rp10 ribu per buku, membeli buku itu semenjak  kelas II kemarin,” keluh siswa/i.

Namun, Tukijo selaku Kepala SDN 02 Mulya Jaya membantah jika dirinya telah mengakal-akali laporan penggunaan dana BOS demi keuntungannya pribadi. Dirinya mengelak bahwa, meskipun pada kenyataan nya cat dinding sekolahan itu terlihat buruk, namun dipastikannya dana BOS tersebut telah terealisasi untuk cat dinding sekolahan.

”untuk pengecetan dan perbaikan pelaporan perawatannya itu sudah di realisasikan dan untuk WC tidak ada kendala,” elak Tukijo.

Padahal sudah jelas-jelas kondisi di sekolah tersebut, bahwa Sanyo yang digunakan untuk menimba air macet dan tidak bisa untuk menarik air dan tidak berfungsi, plafon sudah rusak di beberapa sudut ruangan, bahkan ruangan perpustakaan tidak tersentuh oleh biaya perawatan. [Basuni].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.