DPR Kota Subulussalam Gelar Rapat Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota Perubahan 2019

Foto Dok Media Andalas : DPR Kota Subulussalam Gelar Rapat Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota-Perubahan 2019. [Ramona].

DPR Kota Subulussalam Gelar Rapat Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota Perubahan 2019

MEDIAANDALAS.COM, SUBULUSSALAM – Rapat paripurna persetujuan bersama rancangan Qanun kota subulussalam  tentang anggaran pendapatan dan belanja kota-perubahan tahun anggaran 2019, Juma’t (16/8/19). bertempat di gedung DPRK Subulussalam Jalan Raja Tua Lae Oram.

Subulussalam

Subulussalam, Info Publik, Anggota DPRK Subulussalam Periode 2014-2019 mengikuti paripurna terakhir masa jabatannya yakni paripurna persetujuan Rancangan Qanun Kota Subulussalam tentang APBK-Perubahan Tahun Anggaran 2019, bertempat di Ruang Sidang Paripurna DPRK, jumat (16/19). Sembilan Belas anggota DPRK minus satu orang hadir mengikuti agenda tersebut hingga berakhirnya acara.

Dihadiri Walikota Affan Alfian Bintang SE, dan Wakil Walikota Drs. Salamaza, seluruh muspika plus se-kota Subulussalam.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Harisyah, didampingi  Wakil I Hj. Mariani Harahap, dan Wakil Ketua II Fajri Munte.

Saat menyampaikan padangan akhir, Fraksi sepakat bersama, seperti yang disampaikan oleh Hepi Sinaga, “Memohonkan kepada Pemerintah Kota, ditahun 2020, jebatan menuju Kecamatan Longkib agar dipioritaskan, supaya masyarakat Kecamatan Longkib tidak terkendala dengan jalan.”

Dalam penyampain akhir padangan Fraksi sepakat bersama, “Diakhir jabatan kami saat ini, kami ingin memberikan kesan yang terbaik bagi masyarakat Kota Subulussalam, untuk itu kami memohon maaf bila ada yang belum bisa kami akomodir, melalui forum yang terbaik ini, agar pemerintahan kedepan lebih baik lagi,” ungkap Hepi.

Dan begitu juga dari Fraksi Nurani kebangsaa Berkeaadilan, yang disampai kan oleh Supriono, supaya Pemerintah cepat menyetujui pelaksanaan pembangunan Jembatan Dah, yang menghubungkan Kecamatan Sultan Daulat, yang sampai saat ini mengkrak, sehingga masyarakat masih menggunakan perahu tradisonal untuk menyeberang.

Begitu juga dengan Pasar Mingguan Sultan Daulat, supaya Pemerintah Kota secepatnya mengambil jalan keluar, agar para pedagang tidak sempai berjualan ke bahu jalan, sehingga menimbulkan kemacetan jalan. [Ramona].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.