Disinyalir Program PKH Tubaba Tidak Tepat Sasaran Pemerima Bantuan

Program PKH

Disinyalir Program PKH Tubaba Tidak Tepat Sasaran Pemerima Bantuan

MEDIAANDALAS.COM, TUBABA – Dugaan Ketidak akuratan penerima Bantuan Sosial dalam Penyaluran Bantuan Pemerintah Pusat dalam Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Tulang Bawang Barat (TUBABA) semakin menyeruak.

Pasalnya dugaan anomali Penyalurah Program PKH di Kabupaten Tulang Bawang Barat berawal dari keluhan Berti, warga Tiyuh (Desa) Penumangan Suku 11, Samini dan Solikhan sama-sama warga Tiyuh Penumangan Suku 7 bahwa mereka juga terdaftar sebagai peserta Penerima PKH, namun tidak menerima.

Adapun data statistik kemiskinan di Tubaba mencapai 27.036 RTM, sementara yang sudah mendapatkan program PKH dari Kementerian Sosial sekitar 14 ribu RTM.

Sementara Berti dan beberapa nama masyarakat Tiyuh Penumangan yang sudah terdaftar sebagai penerima manfaat bantuan PKH tersebut terbukti tidak tersampaikan kepada yang berhak atau yang bersangkutan justru kepada masyarakat lain.                      

Berti warga Tiyuh (Desa) Penumangan Suku 11
Berti warga Tiyuh (Desa) Penumangan Suku 11. [Basuni].

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulang Bawang Barat M. Rasidi saat dikonfirmasi mediandalas.com menjelaskan bahwa, nama-nama tersebut sudah ditelusuri, bahkan dijanjikan akan mendapat bantuan atau Program Bupati Umar Ahmad “MANTRA” (Maju dan Sejahtera).

“iya mengenai nama-nama tersebut sudah ditelusuri bahkan sudah kita cek Di Bank, itu Data 2015 memang nama mereka ada tapi dana nya atau uangnya Tidak ada,” ujar Rasidi. 

Akan tetapi pernyataan Kepala Dinas Sosial Tubaba tersebut berbeda dengan fakta dilapangan, hasil penelusuran mediaandalas.com bahwa dugaan Berti dan beberapa nama di Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tuba Tengah, Kabupaten Tubaba sebagai penerima bantuan PKH justru diterima masyarakat lain.                      

Baca Juga : Penyaluran PKH Tak Kunjung Diterima, Sejumlah Warga Tiyuh Penumangan Mempertanyakan 

Dugaan kekeliruan nama-nama para penerima program PKH tersebut diperkuat saat mediaandalas.com menyambangi kekediaman Koordinator PKH, Kecamatan Tulang Bawang Tengah Agus Basri. Sabtu (12/10/19).

Ia menuturkan, “Sebenarnya nama-nama tersebut di alihkan kepada warga lain yang berada suku 5 Tiyuh Penumangan termasuk Ibu Berti dan itu keterangan dari Agus Salim selaku pendamping Tiyuh Penumangan,” ujar Agus.

Kemudian, Korcam PKH Tuba Tengah mengakui bahwa, Berti seharusnya menerima dana PKH tersebut sejak 2018 hingga sekarang, tetapi dana PKH tersebut tersalurkan ke orang lain.

Saat ditelusuri mediaandalas.com lebih mendalam informasi tersebut benar adanya bahwa, data Berti tersebut di bank terdaftar sebagai peserta penerima PKH dan dananya ada tersalurkan tetapi orang lain yang menerima dana tersebut.

“Ini dilema bagi kami, sebab ketika kita ambil dan di berikan kepada nama yang bersangkutan, kita pasti dimarah oleh tangan pertama, kalau tidak kita ambil ini menjadi masalah, sebab yang namanya sudah terdaftar di Program Keluarga Harapan PKH otomatis tidak dapat menerima Bantuan Mantra dari Bupati Umar Ahmad,” ungkap Agus.

Dalam pemberitaan mediaandalas.com sebelumnya berjudul Penyaluran PKH Tak Kunjung Diterima, Sejumlah Warga Tiyuh Penumangan Mempertanyakan bahwa sejumlah warga di Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tuba Tengah, Kabupaten Tubaba mempertanyakan dana Program Keluarga Harapan (PKH) yang selama ini tersalurkan.

Diantaranya adalah Berti warga Tiyuh (Desa) Penumangan Suku 11, informasi yang berhasil dihimpun oleh mediaandalas.com bahwa Berti telah terdata dalam Program Penerima PKH, namun ia mengaku selama ini tidak pernah mendapatkan bantuan tersebut.

Berti bersama masyarakat lainnya baru mengetahui bahwa mereka adalah salah satu Peserta Penerima Bantuan PKH saat dilaksanakan Pendataan Program Bupati Tubaba yaitu Program “MANTRA” (Maju dan Sejahtera) oleh Aparatur Tiyuh (Desa) setempat.

Atas kejadian tersebut Berti dan warga lainnya merasa dirugikan, sebab nama-nama yang telah tercatat sebagai penerima Bantuan PKH, secara otomatis tidak dapat menerima Bantuan Dari Bupati Umar Ahmad yakni program “MANTRA” (Maju dan Sejahtera).

Bahkan jika Berti memang terdata sebagai peserta penerima manfaat PKH mengapa sampai saat ini sepeserpun Berti tidak menerimanya kemana hilangnya haknya selama ini. [Basuni].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.