Atasi Banjir Gedebage, Pemkot Bandung Bangun Wetland Park Cisurupan

Foto: tangkapan layar IG @kangyanamulyana

Desain Wetland Park Cisurupan, Kota Bandung. (Foto: tangkapan layar IG @kangyanamulyana)

MEDIAANDALAS.COM, BANDUNG – Dilansir dari detik.com, Pemerintah Kota Bandung saat ini tengah membangun wetland atau taman rawa di sekitar aliran sungai (DAS) Ciloa, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung. Taman itu dibangun untuk mengatasi banjir di wilayah Bandung timur, terutama Gedebage.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Didi Ruswandi
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Didi Ruswandi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Didi Ruswandi menuturkan taman rawa dibangun untuk mengatasi permasalahan banjir Gedebage. Pasalnya taman itu akan berfungsi sebagai tempat parkir air yang mengalir di Sungai Ciloa yang merupakan Sub DAS Cinambo.

“Kalau musim kemarau airnya (di Sungai Ciloa itu) relatif sedikit tapi kalau musim hujan itu cukup besar. Jadi mau kita masukan dalam wetland atau dalam bahasa Indonesia itu rawa,” kata Didi di Balai Kota Bandung, Kamis (13/6/2019).

Dia menjelaskan, taman rawa yang dibangun ini memiliki konsep seperti kolam retensi. Hanya saja dalam pembuatannya tidak menggunakan banyak pengerasan berupa beton atau material lainnya.

“Konsepnya lebih ke naturalisasi. Jadi tidak banyak pengerasan. Enggak ada dinding beton. Ada pintu airnya tapi mungkin seperti gorong-gorong yang masuk, kecuali di sungainya ada pintur air,” katanya.

Berdasarkan rencana, kata dia, akan ada 12 kolam yang dibangun di atas lahan seluas 10 hektar itu. Di sekelilingnya akan ditanami berbagai tumbuhan agar terlihat lebih natural.

“Basic function yang selesai akhir Agustus menjadi dasar Wetland Park Cisurupan bisa dipakai menampung parkir air hujan Sungai Ciloa sebagai Sub DAS Cinambo, ujungnya (banjir di) Gedebage (bisa berkurang),” ucapnya.

Didi mengatakan, saat ini proses pembangunan sudah mulai berjalan. Namun tidak ada anggaran khusus untuk pembangunan taman tersebut. Pihaknya bekerja sama dengan DPKP3 dalam pembangunan taman tersebut.

“Untuk tahun ini tidak ada anggaran khusus. Kita manfaatkan material yang ada. Kita lakukan swakelola,” katanya.

Foto: tangkapan layar IG @kangyanamulyana
Foto: tangkapan layar IG @kangyanamulyana

Selain taman rawa yang saat ini mulai dibangun, pihaknya juga berencana memperbanyak kolam-kolam retensi di wilayah KBU terutama di sekitar DAS. Namun, pihaknya akan melakukan inventarisir lahan yang ada.

“Sekarang kita butuh inventarisasi lahannya. Kalau memukinkkan, bisa banyak. Karena sebenarnya banyak yang mau kolaborasi,” ujar Didi.

Sama dengan kolam retensi lainnya, Wetland Cisurupan juga akan memiliki fungsi lain seperti sarana olahraga hingga taman rekreasi keluarga. Hal tersebut terlihat dari desain yang diunggah instagram Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana @kangyanamulyana pada Rabu 12 Juni kemarin. [detik.com].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.