Active Citizens Training (Pelatihan Masyarakat Aktif) dilaksanakan di Kawasan Danau Toba

Foto: foto bersama usai kegiatan pelatihan

Foto: Foto bersama usai kegiatan pelatihan. [Red].

Active Citizens Training (Pelatihan Masyarakat Aktif) dilaksanakan di Kawasan Danau Toba

MEDIAANDALAS.COM, TOBA SAMOSIR – British Council melaksanakan kegiatan Active Citizens Training (Pelatihan Masyarakat Aktif) yang didukung oleh BOPDT (Badan Otorita Pariwisata Danau Toba) di Kaldera Toba desa Sibisa Kabupaten Toba Samosir yang dilaksanakan selama 4 (empat) hari mulai dari hari Senin, 19-22 Agustus 2019.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam melaksanakan Perubahan yang bermanfaat untuk masyarakat dan Aksi Sosial yang berdampak positif dan jangka panjang untuk masyarakat dimanapun kita berada. Demikian disampaikan Rommy sebagai Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan dalam sambutanya saat pembukaan kegiatan Pelatihan Masyarakat Aktif di kaldera Toba desa Sibisa Kab. Tobasa Senin, 19 Agustus 2019

Active Citizens Training (Pelatihan Masyarakat Aktif) di Kaldera Toba desa Sibisa Kabupaten Toba Samosir dihadiri oleh peserta dari berbagi komunitas seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP)
Pelatihan Masyarakat Aktif di Kaldera Toba desa Sibisa Kab. Tobasa dilaksanakan selama 4 hari dengan diisi perkenalan individu, pemaparan modul, pembahasan materi-materi, diskusi, sharing, outbond serta field Trip.

Ketua Presidium Demisioner Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Medan 2016 “Inter Zalukhu” dan beberapa aktivis PMKRI lainnya seperti Parno Mahulae (Ketua Komda PMKRI Sumbagut), Ady Sitanggang (Mantan Sekjend 2018) juga mengambil peran sebagai peserta pada kegiatan itu.

Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam melaksanakan aksi-aksi sosial di masyarakat, tentunya dalam hal ini untuk menunjang kegiatan pembagunan pariwisata kelas dunia di kawasan danau Toba ujar Inter.

Sebagai peserta merasa sangat beruntung mengikuti Pelatihan Masyarakat Aktif yang dilaksanakan oleh British Council dan BOPDT ini karena, materi-materi yang diberikan sangat membantu dalam memecahkan kendala-kendala yang kita hadapi dilapangan selama ini ketika melaksanakan aksi sosial.

Inter berharap kegiatan ini semoga tidak berhenti disini tetapi ada implementasinya kedepan sehingga berwujud konkrit dan mampu dirasakan oleh masyarakat hasilnya.
Kita mengucapkan terimakasih kepada pihak BOPDT dan British Council yang sangat peduli pada pengembangan Sumber Daya Manusia di kawasan danau Toba sehingga memfasilitasi kegiatan ini, dan juga mengapresiasi pemateri dari British Council yang sangat luar biasa mentransfer ilmunya kepada peserta dengan metode yang kreatif dan efektif. Kegiatan ini sangat direkomendasikan bagi siapapun untuk diikuti karena sangat bermanfaat tambah Inter Zalukhu yang juga sebagai staff DPD RI asal Sumut ini.

Parno Mahulae (Ketua Komda PMKRI Sumbagut) dan Adi Sitanggang menyatakan kegiatan pelatihan ini sangat mantap dan menginspirasi juga berharap BOPDT tetap digaris rakyat.

Tampak juga peserta pelatihan yang hadir dari tokoh masyarakat, agama dan komunitas yang lain dari berbagai daerah dikawasan danau Toba diantaranya Mula Manurung, J. Efentus Gultom (Kepala Desa Sigapiton), Sinton Sirait, Corry Panjaitan, Vander Ambarita, Bilter Rajagukguk, Marjito Damanik dan Hanna Bangun sangat mendukung kegiatan pelatihan ini dan berharap kedepan ada keberlanjutannya. [7TG].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.