Kemenag DIY Pantau Hilal di POB Pantai Parangtritis Sore Nanti

Kemenag DIY Pantau Hilal di POB Pantai Parangtritis Sore Nanti

Kemenag DIY Pantau Hilal di POB Pantai Parangtritis Sore Nanti

MEDIAANDALAS.COM, YOGYAKARTA – Dilansir dari detik.com, Kanwil Kemenag Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan melakukan pemantauan hilal untuk menentukan awal bulan syawal 1440 hijriyah di Pos Observasi Bulan (POB) Syekh Bela-Belu Parangtritis Bantul nanti sore.

Kasi Pembinaan Syariah dan Sistem Informasi Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag DIY, Yosep Muniri, mengatakan pemantauan hilal di DIY sore nanti dipusatkan di POB Syekh Bela-Belu. Pemantauannya dimulai pukul 16.30 WIB.

“(Pemantauan hilal) kita pusatkan di (POB) Syekh Bela Belu Parangtritis. Kebetulan ini kita fokuskan di sana semua, teman-teman dari kabupaten kita ajak kesana Pak,” jelas Yosep saat dihubungi detikcom, Senin (3/6/2019).

Dalam pemantauan hilal nanti setidaknya akan disiapkan lima teleskop untuk melihat hilal, tiga teleskop disiapkan Kanwil Kemenag DIY sementara dua teleskop dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Yogya.

Hasil pemantauan hilal, kata Yosep. nantinya akan segera dilaporkan ke Kemenag pusat. Meski demikian ia memprediksi pihaknya akan sulit menemukan hilal dalam pemantauan di POB Syekh Bela-Belu Parangtritis nanti sore.

“Menurut perhitungan astronomi sekarang relatif sulit untuk melihat. Karena perhitungan astronomis sekarang itu ketika matahari terbenam, itu bulan juga ikut terbenam, jadi masih minus lah istilahnya,” ungkapnya.

Jika pihaknya tak menemukan hilal atau dengan kata lain hilal masih berada di bawah ufuk, maka pihaknya akan menggenapkan Ramadan menjadi 30 hari. Artinya 1 Syawal 1440 H akan jatuh pada tanggal 5 Juni 2019.

“Kalau standar Kementerian Agama sekarang kan (kriteria) imkanur rukyat ya minimal dua derajat, itu standar MUI dan Kemenag. Kalau sekarang kami belum bisa memastikan, kami menunggu nanti sore,” pungkas Yosep.

(Sumber : Detik.Com)

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.